Monitoring olahan pangan berbasis bahan baku ubi kayu terbaik dari Kecamatan Kulim di UMKM Emak CW
Mengangkat Potensi Lokal, Ubi Kayu Kulim Jadi Produk Unggulan Pekanbaru
Dinas Pertanian dan Perikanan Kota Pekanbaru melalui penyuluh pertanian melakukan monitoring olahan pangan berbasis bahan baku ubi kayu terbaik dari Kecamatan Kulim di UMKM Emak CW, Kelurahan Pematang Kapau.
Berawal dari ubi kayu pilihan asal Kecamatan Kulim, UMKM Emak CW mampu mengolah hingga 1 ton ubi kayu per hari menjadi 300–350 kg keripik dengan 19 varian rasa. Dalam satu bulan, produksi mencapai sekitar 31 ton bahan baku ubi kayu dengan hasil kurang lebih 10 ton keripik siap dipasarkan. 🌿✨
Tidak hanya mengolah ubi kayu, Emak CW terus berinovasi menghadirkan berbagai produk olahan lainnya, seperti keripik berbahan kulit ikan patin, kulit ikan nila, kulit ayam, hingga keripik kentang. Beragam inovasi ini menjadikan produk Emak CW semakin kaya pilihan dan memiliki daya saing tinggi.
Melalui pemanfaatan pemasaran digital dan e-commerce, produk UMKM Emak CW kini telah menjangkau pasar yang lebih luas hingga pasar global. Kehadiran teknologi digital turut membantu memperkenalkan produk lokal serta meningkatkan penjualan secara online.
Kegiatan monitoring ini juga menjadi bagian dari pendampingan penyuluh bersama mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Riau dalam pelaksanaan penelitian tugas akhir di UMKM Emak CW.
Dengan semangat inovasi dan kualitas produk yang terus dijaga, UMKM Emak CW diharapkan dapat berkembang menjadi salah satu oleh-oleh khas Pekanbaru yang diminati masyarakat dan wisatawan. 💚
#DistankanPekanbaru #PekanbaruAmanBertani #UMKMNaikKelas #ProdukLokalPekanbaru #BanggaProdukLokal KulinerPekanbaru
Sumber :
https://www.instagram.com/p/DazOLEtEyDj/?img_index=1
https://www.instagram.com/p/DazOLEtEyDj/?img_index=1
Baca Sebelumnya
Baca Selanjutnya