Mengikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi
Dinas Pertanian dan Perikanan Kota Pekanbaru mengikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi yang dirangkaikan dengan Evaluasi Dukungan Pemerintah Daerah dalam Program 3 Juta Rumah serta Penandatanganan Nota Kesepahaman antara Kemenpora, Kemendagri, dan Kemen UMKM tentang sinergi pemanfaatan sarana dan prasarana olahraga pusat dan daerah.
Dalam Rakor tersebut, disampaikan beberapa poin penting terkait perkembangan inflasi nasional November 2025, di antaranya:
📈 Kelompok Perawatan Pribadi dan Jasa Lainnya
Menjadi penyumbang utama inflasi dengan angka 1,21% dan andil 0,09%. Komoditas emas perhiasan menjadi penyumbang terbesar, tercatat mengalami inflasi 27 bulan berturut-turut.
🥕 Kelompok Makanan, Minuman, dan Tembakau
Kembali berkontribusi pada inflasi November 2025 dengan andil 0,02%. Kenaikan dipengaruhi oleh beberapa komoditas seperti:
• Bawang merah (andil 0,03%)
• Wortel (andil 0,02%)
📉 Komoditas Peredam Inflasi
Beberapa komoditas justru mengalami deflasi dan menahan laju inflasi, yaitu:
• Daging ayam ras
• Cabai merah
• Telur ayam ras
Ketiganya memberikan andil deflasi masing-masing 0,03% dan 0,01%.
🍚 Beras juga mengalami deflasi 0,59% dengan andil −0,02%, terjadi di 28 provinsi, sementara 8 provinsi mengalami inflasi dan 2 provinsi relatif stabil.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan Penandatanganan MoU antara Kemenpora, Kemendagri, dan Kemen UMKM terkait sinergi pengelolaan serta pemanfaatan sarana dan prasarana olahraga, sebagai bentuk penguatan kolaborasi pusat dan daerah.
✨ Dinas Pertanian dan Perikanan Pekanbaru terus berkomitmen mendukung upaya pengendalian inflasi, stabilisasi pangan, serta sinergi lintas sektor demi kesejahteraan masyarakat.
#Pekanbaru #distankanpku #PengendalianInflasi #TPID #RakorInflasi #PemerintahDaerah #SinergiKementerian #StabilisasiPangan
Sumber :
https://www.instagram.com/p/DRyIvGJErgo/?img_index=1
https://www.instagram.com/p/DRyIvGJErgo/?img_index=1
Baca Sebelumnya
Baca Selanjutnya